You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sejumlah kios di area Blok M Hub
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pramono Sebut UMKM Antusias Pindah ke Blok M Hub

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut antusiasme para pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat tinggi untuk menempati lokasi usaha baru di kawasan Blok M Hub, usai polemik kenaikan sewa kios di Distrik Blok M.

"respons dari pedagang luar biasa,"

Respons positif dari para pelaku UMKM tersebut tidak terlepas dari berbagai insentif yang ditawarkan pemerintah, salah satunya yakni pemberian sewa gratis kios selama dua bulan.

"Jadi respons dari pedagang luar biasa karena kami setelah saya berdiskusi dengan manajemen yang ada dan juga dengan Dirut MRT, kami memberikan kebebasan selama dua bulan sepenuhnya," ujar Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (7/9).

Pramono Gerak Cepat Atasi Polemik Kenaikan Sewa Kios Blok M

Untuk memastikan kenyamanan para pelaku UMKM menempati kios baru yang ditawarkan tersebut, Gubernur juga telah menginstruksikan agar dilakukan perbaikan pendingin ruangan.

"Dan kami juga membantu kepada para UMKM yang ada di Blok M apabila mereka bersedia pindah di Blok M Hub, maka AC-nya semuanya sudah saya minta tolong diperbaiki," jelasnya.

Dengan adanya fasilitas dan dukungan dari Pemprov DKI, Pramono berharap kawasan Blok M akan menjadi pusat ekonomi baru di Jakarta.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung langsung bergerak cepat menyelesaikan permasalahan kenaikan tarif sewa kios yang dinilai terlalu mahal oleh pelaku UMKM. Karena itu, Gubernur telah berkoordinasi dengan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat untuk mengalihkan para pelaku UMKM ke area lain yang dikelola langsung oleh MRT.

Pramono menyebut, PT MRT Jakarta akan memberikan sewa gratis selama dua bulan kepada para pelaku UMKM yang akan menempati tempat yang sudah disediakan tersebut.

Gubernur berharap tempat tersebut bisa menjadi lokasi terbaik bagi pelaku UMKM karena memiliki fasilitas yang lebih baik dan tertata, seperti adanya pendingin ruangan (AC) dan lingkungan yang lebih bersih.

Selain itu, Pramono juga meminta kerja sama antara PT MRT Jakarta dengan salah satu koperasi agar dihentikan jika tidak mematuhi kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya. Permasalahan kenaikan tarif sewa ini, kata Pramono, bukan berasal dari PT MRT Jakarta, melainkan dari pihak koperasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye10089 personAnita Karyati
  2. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5813 personTiyo Surya Sakti
  3. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2345 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2101 personFakhrizal Fakhri
  5. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1757 personDessy Suciati